
MEREDANYA pandemi Covid-19 berdampak pada berbagai transportasi umum di sejumlah kota besar yang kembali diminati dan menjadi pilihan masyarakat. Jumlah pengguna transportasi umum multimoda pun akhirnya kembali tumbuh di DKI Jakarta dan kota-kota besar lainnya. Berdasarkan data dari Pemprov DKI, jumlah perjalanan dengan menggunakan transportasi umum mencapai 5.735.712 orang per hari.
Transportation Advertising di Bus dan Kereta
Transportation Advertising merupakan cara untuk meletakkan iklan di transportasi umum seperti kereta api dan bus dengan tujuan untuk memperkenalkan produk atau jasa. Iklan tidak hanya dilihat oleh penumpang kendaraan umum tersebut saja, tetapi juga mampu menjangkau para pengguna jalan lainnya yang berpapasan dengan kendaraan umum tersebut.
Otomedia sebagai perusahaan yang bergerak dalam industri periklanan pun menjelaskan beberapa manfaat dalam memilih transportasi umum sebagai media beriklan. Berikut ulasannya!
1. Menjangkau berbagai audiens
Dengan metode iklan ini, brand dapat memperluas jangkauannya. Hal ini disebabkan karena setiap harinya transportasi publik beroperasi dari pagi hingga malam, dengan membawa penumpang dari demografi dan profesi yang berbeda – beda sehingga sangat cocok dilakukan untuk brand yang ingin mendapatkan exposure luas dan ingin menyasar semua kalangan.
2. Tidak mudah dilewatkan
Manfaat beriklan di transportasi umum memberikan jaminan bahwa iklan brand tidak akan di-skip atau di lewati begitu saja seperti beriklan di digital platform karena sifat dari paparan iklan yang lama, sehingga iklan pasti akan dilihat dan diperhatikan oleh khalayak luas.
3. Biaya lebih terjangkau
Iklan dengan transportasi umum relatif lebih hemat biaya jika dibandingkan pemasangan iklan pada media lainnya seperti televisi, radio, billboard, dan media cetak. Brand dapat menjangkau audiens yang lebih luas dengan biaya lebih murah.